Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2009

Beauty

By Dr. Armein Z R Langi

July 19, 2009 in Life

Mengapa sehabis pesta, wanita cantik perlu membersihkan wajahnya dari bekas dandanan?  Kalau dandanan membuatnya cantik, mengapa harus dibersihkan?

Di meja hias wanita, kita bisa menemukan botol berisi cairan pembersih kulit dan wajah. Wanita pergi ke salon berdandan untuk pesta. Sehabis pesta dia pulang, dan ambil kapas, dibasahi dengan cairan pembersih, kemudian mengusapkannya sampai bersih, sebelum tidur.

Salon kecantikan selalu laku. Kita masuk ke situ, dan keluar menjadi cantik. Di dandani. Tapi syarat satu: jangan dibersihkan, jangan kena air, apalagi kena hujan. Saat selebriti cantik menangis di infotainment TV, air matanya mengalir, membawa serta dadanannya. Ia diterpa badai kehidupan. Di akhir tangisannya, wajahnya berubah terlihat menyeramkan.

Berbeda dengan kembang, misalnya. Saya perhatikan, tukang bunga justru membersihkan dan bahkan mencuci bunga-bunga sebelum dijual. Bunga seperti anggrek dan mawar semakin indah selesai dibersihkan. Bahkan salah satu foto kembang terindah adalah saat ia kena embun pagi. Berkilau.

Rupanya ada beda prinsip antara salon manusia dengan salon milik Tuhan. Salon manusia itu membuat kita tampak indah. Sementara. Artifisial. Ilusional. Salon milik Tuhan membuat kita menjadi indah. Menetap. Alamiah. Substansial.

Kalau kita sudah mencapai kecantikan Ilahi, maka hujan badai kehidupan ibarat proses tukang bunga, mencuci kita agar berkilau. Airmata, keringat dan terpaan hujan kesulitan menghapus noda dan debu yang menutupi kecantikan kita. Kecantikan kita menjadi cemerlang. Tetesan airmata bahkan menghiasi kita, seperti embun menghiasi mawar.

Hope you know how beautiful you areMade by God with love

source:

http://azrl.wordpress.com/2009/07/19/beauty-2/

Advertisements

Read Full Post »

Nation Mission-Critical

Dalam sebuah meeting yang saya ikuti, tercetus bahwa lembaga tempat saya sedang mengerjakan sebuah proyek saat ini memiliki aplikasi yang bersifat nation mission-ciritical.. wow menyeramkan..

Di sisi lain, dalam diskusi lainnya, tercetus sebuah pendapat bahwa perguruan tinggi “besar” di Indonesia sebenarnya bersifat nation mission-critical seperti ITB, UI, UGM, IPB, dan lain-lain..

Jadi apakah nation mission-critical itu?

Secara sederhana nation mission-critical adalah suatu entitas yang memiliki misi nasional kebangsaan dengan tingkat kritikal yang sangat tinggi apabila tidak berfungsi dengan baik..

Perguruan Tinggi sebagai sebuah kawah candradimuka bagi calon pemimpin suatu bangsa seharusnya disadari oleh pemerintah dan segenap anak bangsa ini menjadi sebuah lembaga dengan tingkat mission nation-critical di negara ini.

Konsekuensi apabila suatu entitas sudah ditetapkan sebagai nation mission-critical adalah tingkat perhatian dalam pengelolaan dan penjagaan keberlangsungan fungsionalnya menjadi prioritas utama bagi pemerintah..

Ibarat sebuah rumah, bagi saya, Perguruan Tinggi adalah salah satu tiang utama penegak berdirinya rumah bangsa negara ini.

Kapankah negara ini benar-benar menetapkan Perguruan Tinggi sebagai salah satu nation mission-critical negara?

Apa lagi nation mission-critical lainnya bagi negara kita ini?

Bagaimana menurut Anda?

Read Full Post »