Feeds:
Posts
Comments

Archive for February, 2009

Funny and Hilarious

A man is taking a walk in Central park in New York. Suddenly he sees a
little girl being attacked by a pit bull dog. He runs over and starts
fighting with the dog. He succeeds in killing the dog and saving the
girl’s life. A policeman who was watching the scene walks over and says:
“You are a hero,” tomorrow you can read it in all the newspapers: “Brave
New Yorker saves the life of little girl.” The man says: “But I am not a
New Yorker!” “Oh, then it will say in newspapers in the morning: Brave
American saves life of little girl” – the policeman answers. “But I am
not an American!” – says the man. “Oh, what are you then?” The man says:
“I am a Saudi!” Then next day the newspapers say: “Islamic extremist
kills innocent American dog.”

Advertisements

Read Full Post »

Another Gates

Oleh: Armen Z R Langi

Semua tahu Bill Gates yang berhasil itu. Tapi tidak banyak yang mengenal Michael Gates Gill, yang berhasil mengubah hidupnya dari marketing executives dengan gaji jutaan dollar menjadi pelayan Starbucks.

Semula Gill adalah seorang eksekutif sukses J Walter Thompson. Duapuluh enam tahun dia bekerja di perusahaan ini. Client nya termasuk label-label top seperti Ford dan Christian Dior. Hidupnya mewah, dengan gaji jutaan dollar.

Sampai suatu hari di usia 63 tahun, ia dipanggil pimpinan perusahaan. Dia di PHK. Alasannya sederhana. Gajinya kemahalan. Ada banyak eksekutif muda yang mau bekerja dengan separuh harga.

Ini di usia 63 tahun. Tidak muda lagi. Dan kesusahannya kemudian datang beruntun. Dengan uang tabungannya dia membuka perusahaan sendiri. Bangkrut. Kemudian istrinya minta cerai. Ia didiagnosa terkena penyakit kanker otak. Dia merasa hidupnya hancur.

Ia terlantar. Hari-hari dia berjalan sendiri menyusuri New York dan cuma bisa menangis.

Sampai suatu pagi, dia duduk di sebuah Starbucks, dan menghirup kopinya. Seorang manager menghampirinya dan menawarkan apakah dia mau bekerja sebagai pelayan. Gaji 10$/jam. Dan dia bilang “ya”.

Itu lima tahun lalu.

Sekarang ia sudah trampil bekerja. Kalau tidak melayani tamu, dia membersihkan lantai. Dan toilet Starbucks bisa mengkilat. Dia sendiri tinggal di sebuah apartemen kecil di atap sebuah rumah tua. Lima menit dari sebuah mansion mewah dengan 25 kamar, tempat tinggalnya dulu.

Tapi hidupnya penuh kegembiraan.

Gill kehilangan pekerjaannya. Tapi karena itu dia menemukan kehidupannya. Dia bilang, “I may have a part-time job, but I have a full-time life.” Dan untuk menopang hidupnya yang gembira itu, dia mencukupkan upah pelayan Starbucks itu.

Pengalaman ini ditulisnya menjadi sebuah buku yang menginspirasi banyak orang yang terkena PHK. Buku ini menjadi best seller saat ini.

Read more: cnn.com

Read Full Post »